DECEMBER 9, 2022
TIPS

Masker Medis Efektif Lindungi dari Human Metapneumovirus (HMPV)

post-img
Arsip foto - Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta, Jumat (8/11/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

JT - Masker medis dinilai efektif dalam melindungi masyarakat dari paparan virus yang menyebar melalui percikan air liur (droplet) saat berbicara, batuk, atau bersin, termasuk Human Metapneumovirus (HMPV).

"Untuk masyarakat umum, masker medis yang tersedia di pasaran sudah cukup, asalkan digunakan dengan benar, yaitu menutupi hidung dan mulut," ujar dr. Nurvidya Rachma Dewi, Sp. P.K.R, spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi, dalam acara daring terkait HMPV di Jakarta, Senin.

Baca juga : Dokter Menyarankan Masyarakat yang Keseleo Tidak Langsung Diurut

Penggunaan masker juga perlu memperhatikan kebersihan, seperti mengganti masker yang lembap atau basah, serta tidak mencuci atau menggunakannya kembali.

Vidya menjelaskan bahwa masyarakat disarankan memakai masker di tempat umum atau keramaian, mengingat HMPV mudah menular melalui droplet dari individu terinfeksi.

"Penggunaan masker sangat penting di tempat dengan risiko penularan tinggi, terutama bagi orang dengan daya tahan tubuh rendah atau memiliki penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi," katanya.

Baca juga : Dokter Anak: Lindungi Anak Saat Mudik dengan Car Seat

Untuk tenaga kesehatan yang bekerja di poli infeksi, masker respirator seperti N95 dianjurkan karena dapat melindungi dari kuman berukuran kecil, sesuai standar bagi petugas kesehatan.

Nama HMPV menjadi perhatian publik seiring laporan peningkatan kasus di China. Namun, pemerintah Tiongkok dan WHO mengonfirmasi peningkatan kasus kesehatan terkait lebih banyak disebabkan flu biasa tipe H1N1, dengan HMPV berada di urutan ketiga dari sisi prevalensi.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melaporkan bahwa HMPV merupakan satu dari 23 mikroorganisme penyebab infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sejak 2023 hingga Januari 2025, Jakarta mencatat 214 kasus ISPA akibat HMPV, dengan rincian 13 kasus pada 2023, 121 kasus pada 2024, dan 79 kasus pada 2025.


Related Post

TIPS

Cara Tepat Memilih Sunscreen bagi Kulit Rentan Jerawat

TIPS

Stres Meningkatkan Kecemasan Terhadap Hal yang Tidak Berbahaya

TIPS

Bawang Putih: Bukan Hanya Bumbu, Tetapi Juga Obat

TIPS

Tips Merawat Kendaraan Bagi Pemilik yang Sibuk

TIPS

Vape dan Rokok Sama-sama Berbahaya Bagi Kesehatan

TIPS

Terapi untuk Membantu Penyembuhan Kecanduan Judi Online

Tentang Kami

Jakartaterkini.id merupakan transformasi dari Media sosial Instagram Jakarta terkini, yang lahir sejak tahun 2017 silam. Melalui media online kami ingin lebih berkomitmen dalam menghadirkan beragam informasi yang lebih luas, komprehensif dan faktual.

Kami berfokus menjadi media lokal Jakarta yang terkini, sesuai dengan tag line kami, Informasi terkini di Jakarta. Dibawah naungan JTN Media kami terus beradaptasi dalam segala aspek sesuai dengan perkembangan sosial terkini. Selain itu kami juga terus melakukan inovasi terhadap perkembangan teknologi agar dapat memenuhi keinginan khalayak dalam mengakses informasi.

Kami adalah media yang Independent dengan mengedepankan kaidah jurnalistik, disajikan secara berimbang tanpa intervensi.

Bicara Jakarta..?! Jakarta terkini, Informasi terkini di Jakarta, Powered by JTN Media. 

 
Cart