DECEMBER 9, 2022
PEMILU

Menuju Pilpres 2024: PKB dan PKS Singkirkan Perpecahan Politik

post-img
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kiri) didampingi Sekjen Habib Aboe Bakar Alhabsyi (kanan) menyambut kedatangan pasangan bacapres Anies Baswedan (kedua kanan) dan bacawapres Muhaimin Iskandar (kedua kiri) di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (12/9/2023) ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.

Jakarta, (JT) -Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, mengekspresikan optimisme bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan partainya dapat bersatu dalam Koalisi Perubahan untuk memenangkan Pemilihan Umum Presiden 2024, meskipun keduanya memiliki basis ideologi yang berbeda.

"PKS dan PKB memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing di dalam basis dukungan. Tentu justru perbedaan inilah yang akan saling memperkuat dan insyaallah menjadi modal pemenangan pasangan ini (Anies-Muhaimin)," ungkap Cak Imin, sapaan akrabnya, usai berkunjung ke Kantor DPP PKS di Jakarta, Selasa.

Baca juga : Bawaslu Kabupaten Bekasi Minta Parpol Tertibkan APK Secara Mandiri

Meskipun PKS adalah partai Islamis dengan basis gerakan tarbiah, sedangkan PKB adalah partai Islamis tradisional yang berbasis Nahdlatul Ulama (NU), Cak Imin berpendapat bahwa perbedaan ini sebenarnya akan saling melengkapi.

Apalagi, menurut Cak Imin, PKB dan PKS telah lama bekerja sama di DPR, sehingga perbedaan ideologi tidak akan menjadi hambatan dalam menjalin kerja sama.

"Perbedaan-perbedaan yang tidak penting, kami songsong masa depan untuk cepatnya terwujud pembangunan yang adil, makmur, dan sejahtera," tambahnya.

Baca juga : Golkar Tidak Perlu Beri Sanksi ke Airin Rachmi Diany Meski Diusung PDIP di Pilkada Banten

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, juga mengungkapkan bahwa perbedaan basis ideologi partai pendukung Anies tidak akan memicu perpecahan seperti yang terjadi pada Pilpres 2014 dan 2019.

"Koalisi ini tidak ada lagi keterbelahan, keterpecahan di tengah masyarakat, cebong kampret selesai. Sudah kita songsong masa depan ini lebih baik," ujar Syaikhu.


Related Post

PEMILU

KPU Siapkan Strategi Hadapi MK

PEMILU

Ketua KPPS di Kota Bandung Meninggal Usai Bertugas

PEMILU

Polisi Turunkan 2.094 Personel Amankan Sidang MK

PEMILU

Pengamat: Debat Ajang Pembuktian Mas Gibran

PEMILU

DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Relokasi TPS Rawan Bencana

PEMILU

KPU Jakarta Selatan Siapkan Logistik untuk Pilkada DKI 2024

Tentang Kami

Jakartaterkini.id merupakan transformasi dari Media sosial Instagram Jakarta terkini, yang lahir sejak tahun 2017 silam. Melalui media online kami ingin lebih berkomitmen dalam menghadirkan beragam informasi yang lebih luas, komprehensif dan faktual.

Kami berfokus menjadi media lokal Jakarta yang terkini, sesuai dengan tag line kami, Informasi terkini di Jakarta. Dibawah naungan JTN Media kami terus beradaptasi dalam segala aspek sesuai dengan perkembangan sosial terkini. Selain itu kami juga terus melakukan inovasi terhadap perkembangan teknologi agar dapat memenuhi keinginan khalayak dalam mengakses informasi.

Kami adalah media yang Independent dengan mengedepankan kaidah jurnalistik, disajikan secara berimbang tanpa intervensi.

Bicara Jakarta..?! Jakarta terkini, Informasi terkini di Jakarta, Powered by JTN Media. 

 
Cart