JT - Memori dan tubuh anak-anak di Gaza mengalami kehancuran menyusul dua bulan blokade bantuan kemanusiaan dan serangan lanjutan Israel, kata Direktur Eksekutif program Kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (1/5).
Selama dua bulan ini penjajah Israel telah memblokir akses masuk pasokan medis, bahan bakar serta makanan yang sangat dibutuhkan di Gaza.
Baca juga : Serangan Drone Mematikan di Myanmar Tewaskan Ratusan Rohingya, Ribuan Lainnya Melarikan Diri
"Kami menghancurkan memori dan pikiran anak-anak Gaza. Kami membuat anak-anak Gaza kelaparan. Kami terlibat dalam situasi tersebut," kata Wakil Direktur Jenderal Michael Ryan kepada awak media di Kantor Pusat WHO.
"Sebagai seorang dokter, saya marah. Ini aksi keji," katanya.
"Tingkat kekurangan gizi saat ini merusak imunitas," kata Ryan, memperingatkan bahwa kasus pneumonia dan meningitis pada wanita dan anak-anak bisa meningkat.* * *
Baca juga : 50.000 Warga Palestina Tarawih di Al-Aqsa, Meski Dibatasi Israel
Bagikan