JT – Samsung tengah menyiapkan teknologi baterai baru untuk perangkat wearable mereka, termasuk Galaxy Watch, Galaxy Buds, dan Galaxy Ring.
Dilaporkan oleh 9 to 5 Google pada Senin (1/4), teknologi baterai baru ini diyakini memiliki kepadatan energi yang lebih baik dibandingkan dengan baterai konvensional.
Baca juga : OPPO Reno12 Series Resmi Diluncurkan di Indonesia, Harga Mulai Rp6,9 Jutaan
Samsung akan menggunakan baterai solid-state yang menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dan bentuk lebih fleksibel.
Teknologi ini pertama kali akan diterapkan pada Galaxy Ring, yang diperkirakan rilis pada akhir 2024. Tidak seperti baterai lithium-ion yang menggunakan elektrolit cair, baterai solid-state menggunakan elektrolit padat, sehingga lebih aman dan efisien dalam menyimpan energi.
Saat ini, baterai solid-state yang dikembangkan Samsung memiliki kepadatan energi sekitar 200Wh/L, namun perusahaan dilaporkan sedang mengembangkan versi yang lebih canggih dengan kepadatan hingga 360Wh/L.
Baca juga : vivo Y29 Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Baterai 6500 mAh dan Harga Mulai Rp2,3 Juta
Rencananya, teknologi ini akan diterapkan pada Galaxy Buds paling cepat pada 2026 dan di Galaxy Watch pada 2027.
Meskipun masih ada tantangan finansial dalam penerapan teknologi ini, Samsung telah mengisyaratkan investasi besar dalam fasilitas produksi massal baterai solid-state pada awal 2025.
Bagikan